Posts

Showing posts with the label Book Review

Millennial Anti Bokek: Buku Wirda Mansur Be Calm, Be Strong, Be Grateful

Image
Millennial Anti Bokek: Buku Wirda Mansur Be Calm, Be Strong, Be Grateful #BecalmBeStrongBeGrateful Nama Produk : BeCalm BeStrong BeGrateful Berat : 282gr Deskripsi Buku : No matter what, no matter how, nothing is impossible for Allah. Kita tentu pernah merasakan apa itu susah. Juga pasti pernah jatuh bangun berjuang dalam banyak hal. Bahkan, mungkin, ada yang pernah hampir menyerah, atau malah sudah menyerah. Wirda Mansur banyak menemukan pengalaman, yang mengajarkannya lebih kuat, lebih tegar, lebih sabar, dan lebih bersyukur. Semua itu akan ia bagi dalam buku ini. Kamu juga akan menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan yang sering bikin kamu galau dan bimbang hati. Bersama Wirda, kita akan berbagi tentang apa saja ; cerita, impian, semangat, bahagia, tawa, dan air mata pssst, juga arti sahabat sejati baginya. Selamat membaca. Daftar isi Be Calm, Be Strong, Be Grateful : 1. About Wirda 2. Make It Happen 3. Never Stop Dreaming, Ok? 4. Fall in Love with Quran 5. Be Happy and Just Smi...

Millennial Anti Bokek: Buku Wirda Mansur Unlimited You

Image
 Millennial Anti Bokek: Buku Wirda Mansur Unlimited You #productKnowledge #UnlimitedYou Nama Produk : Unlimited You Berat : 272gr Deskripsi Buku : Ability is something that you can create. Ini bukan masalah orang itu beruntung, genius, pintar, dan sebagainya. Ini tentang orang yang paham apa kemampuannya, atau mau mencari tahu kemampuannya, kemudian dia asah, dia kembangkan, dia berproses, dan dia tidak berhenti berbuat. Kalau kita mencari sesuatu berdasarkan kemampuan kita, yang kita dapat ya segitu-gitunya aja, atau malah mentok sana sini. Kalau kita mencari dengan kemampuan Allah? Maka, bisa jadi nggak terbatas. Kemampuan manusia itu ada batasnya. Namun, tidak dengan kemampuan Allah. Jika kita melihat kemampuan kita, emang juga serbaterbatas. Untuk itu, lihatnya ke Allah aja. Kemampuan Allah. Kemampuan yang super-unlimited. Sehingga, kita pun jadi ketularan unlimited-nya. Sebab, jika kita meminta, Allah akan memberi. Kalau sudah tahu apa kebisaan kalian, bagus. Keep going, keep...

Orange Juice for Integrity: Baharuddin Lopa

Baharuddin Lopa "Menakar dengan pikir dan hati, menolak apa pun yang tak masuk dalam takarannya" Baharuddin Lopa lahir di Mandar, Sulawesi Selatan pada tanggal 27 Agustus 1935. Baharuddin Loppa biasa disapa Barlop. Beliau merupakan seseorang yang mampu memimpin daerah Majene (sebagai bupati) ketika berumur 25 tahun. Hebatnya, beliau tidak segan bekonfrontasi dengan Komandan Batalyon 710 yang melakukan penyelundupan.   Selepas SMA, Barlop memilih masuk Fakultas Hukum Universitas Hasanudin. Beliau mempertajam pendidikannya dengan mengikuti Kursus Reguler Lemhanas pada tahun 1979 dan meraih gelar doktor di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada tahun 1982. Kariernya diawali sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Makassar pada tahun 1958-1960. Setelah menjabat sebagai bupati Majene, ia menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ternate pada tahun 1964. Dua tahun kemudian, Barlop mennjadi kepala kejaksaan tinggi Aceh hingga pindah ke Kalimantan Barat pada tahun 1974. Kemudi...

Orange Juice for Integrity: Haji Agus Salim

Haji Agus Salim " Leiden is lijden, memimpin adalah menderita" Haji Agus Salim lahir dengan nama asli Musyudul Haq di Koto Gadang, Sumatera Barat, 8 Oktober 1884. Agus Salim menimba ilmu di sekolah khusus anak-anak Eropa, Europeesche Lagere School  (ELS). Setelah lulus pada tahun 1897, anak jaksa di Pengadilan Riau itu melanjutkan studinya ke Hoogere Burger School (HBS) di Batavia. Beliau lulus dari HBS dengan nilai tertinggi saat berumur 19 tahun, kemudian mengajukan beasiswa untuk belajar kedokteran di Belanda. Namun, permohonannya ditolak dan beliau memutuskan untu bekerja. Pada tahun 1906, ia terbang ke Jeddah untuk menjadi penerjemah di Konsulat Belanda. Di sana ia memperdalam ilmu agama Islam, diplomatik, dan beberapa bahasa asing (Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Turki, Jepang, dan Arab). Kiprah Agus Salim dalam perjuangan kemerdekaan dimulai bersama Serikat Islam (SI) pada tahun 1915. Saat menjadi anggota Volskraad periode 1921-1924, ia dikenal sebaga...

Orange Juice for Integrity: Sembilan Nilai Antikorupsi

Sembilan Nilai Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki rumusan sembilan nilai antikorupsi yang juga dikenal sebagai sembilan nilai integritas. Kesembilan nilai itulah yang bisa dijadikan tolok ukur oleh kita dalam menilai seorang tokoh, apakah bisa dijadikan teladan dalam melawan korupsi atau tidak. Semakin banyak nilai antikorupsi yang ditunjukkan, semakin tinggi integritas seseorang dan semakin pantas untuk dijadikan teladan dalam pemberantasan korupsi. Apa Sajakah Kesembilan Nilai Itu? 1. Jujur Lurus hati, tidak sombong, tidak curang. 2. Peduli Mengindahkan, memperhatikan atau menghiraukan orang lain. 3. Mandiri Tidak bergantung pada orang lain. 4. Disiplin Taat terhadap peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis. 5. Tanggung Jawab Siap menanggung akibat daro perbuatan yang dilakukan, tidak buang badan. 6. Kerja Keras Gigih dan fokus dalam melakukan sesuatu, tidak asal-asalan. 7. Sederhana Bersahaja, tidak berlebih-leb...