Posts

Showing posts with the label History

Orange Juice for Integrity: Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Sri Sultan Hamengku Buwono IX "Setiap orang, siapapun, dan apapun jabatannya, harus taat kepada hukum" Ratusan ribu orang menangis, bersedih, dan berduyun-duyun mengantar ke Imogiri, Kkompleks Pemakaman Raja-raja Mataram, pada Oktober 1988. Tak sedikit dari mereka meratap ingin melihat wajah Sultan Hamengku Buwono IX yang mangkat pada 2 Oktober tahun iu di Washington DC, Amerika Serikat. Sri Sultan yang bernama asli Bendoro Raden Mas Dorodjatun memang memiliki tempat tersendiri di hati rakyat Yogyakarta, bahkan Indonesia. Ia dikenal sebagai sultan yang demokratis, merakyat, dan setia kepada NKRI. Naik tahta pada 18 Maret 1940, ia terlibat langsung dalam pergulatan negeri ini dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah Belanda dan Jepang. Peran besar Sri Sultan Hamengku Buwono IX antara lain saat menjadikan keraton sebagai benteng persembunyian para pejuang yang bertempur melawan tentara Belanda. Ia juga sempat menyerahkan cek senilai enam juta golden pada tahun 1...

Orange Juice for Integrity: Baharuddin Lopa

Baharuddin Lopa "Menakar dengan pikir dan hati, menolak apa pun yang tak masuk dalam takarannya" Baharuddin Lopa lahir di Mandar, Sulawesi Selatan pada tanggal 27 Agustus 1935. Baharuddin Loppa biasa disapa Barlop. Beliau merupakan seseorang yang mampu memimpin daerah Majene (sebagai bupati) ketika berumur 25 tahun. Hebatnya, beliau tidak segan bekonfrontasi dengan Komandan Batalyon 710 yang melakukan penyelundupan.   Selepas SMA, Barlop memilih masuk Fakultas Hukum Universitas Hasanudin. Beliau mempertajam pendidikannya dengan mengikuti Kursus Reguler Lemhanas pada tahun 1979 dan meraih gelar doktor di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada tahun 1982. Kariernya diawali sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Makassar pada tahun 1958-1960. Setelah menjabat sebagai bupati Majene, ia menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Ternate pada tahun 1964. Dua tahun kemudian, Barlop mennjadi kepala kejaksaan tinggi Aceh hingga pindah ke Kalimantan Barat pada tahun 1974. Kemudi...

Orange Juice for Integrity: Haji Agus Salim

Haji Agus Salim " Leiden is lijden, memimpin adalah menderita" Haji Agus Salim lahir dengan nama asli Musyudul Haq di Koto Gadang, Sumatera Barat, 8 Oktober 1884. Agus Salim menimba ilmu di sekolah khusus anak-anak Eropa, Europeesche Lagere School  (ELS). Setelah lulus pada tahun 1897, anak jaksa di Pengadilan Riau itu melanjutkan studinya ke Hoogere Burger School (HBS) di Batavia. Beliau lulus dari HBS dengan nilai tertinggi saat berumur 19 tahun, kemudian mengajukan beasiswa untuk belajar kedokteran di Belanda. Namun, permohonannya ditolak dan beliau memutuskan untu bekerja. Pada tahun 1906, ia terbang ke Jeddah untuk menjadi penerjemah di Konsulat Belanda. Di sana ia memperdalam ilmu agama Islam, diplomatik, dan beberapa bahasa asing (Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Turki, Jepang, dan Arab). Kiprah Agus Salim dalam perjuangan kemerdekaan dimulai bersama Serikat Islam (SI) pada tahun 1915. Saat menjadi anggota Volskraad periode 1921-1924, ia dikenal sebaga...

Orange Juice for Integrity: Sembilan Nilai Antikorupsi

Sembilan Nilai Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki rumusan sembilan nilai antikorupsi yang juga dikenal sebagai sembilan nilai integritas. Kesembilan nilai itulah yang bisa dijadikan tolok ukur oleh kita dalam menilai seorang tokoh, apakah bisa dijadikan teladan dalam melawan korupsi atau tidak. Semakin banyak nilai antikorupsi yang ditunjukkan, semakin tinggi integritas seseorang dan semakin pantas untuk dijadikan teladan dalam pemberantasan korupsi. Apa Sajakah Kesembilan Nilai Itu? 1. Jujur Lurus hati, tidak sombong, tidak curang. 2. Peduli Mengindahkan, memperhatikan atau menghiraukan orang lain. 3. Mandiri Tidak bergantung pada orang lain. 4. Disiplin Taat terhadap peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis. 5. Tanggung Jawab Siap menanggung akibat daro perbuatan yang dilakukan, tidak buang badan. 6. Kerja Keras Gigih dan fokus dalam melakukan sesuatu, tidak asal-asalan. 7. Sederhana Bersahaja, tidak berlebih-leb...

KESULTANAN BANTEN

Image
Letak : Surosowan, Banten Berdiri : 1526, Maulana Hasanudin Latar Belakang : - Merupakan kota pelabuhan dan pangkalan militer - Pada saat Demak dipimpin oleh Sunan Prawoto, Banten melepaskan diri - Menjadi kerajaan mandiri Pemerintahan : - Maulana Hasanudin - Pangeran Yusuf - Maulana Muhammad = Prabu Seda Ing Palembang - Abu Mufakir Mahmud Abdul Kudir - Abumali Ahmad - Sultan Agung Tirtayasa   Yang dilakukan :   a. Memperluas wilayah   b. Menyebarkan Islam   c. Perlawanan terhadap VOC Pada saat Sultan Agung Tirtayasa melakukan perlawanan terhadap VOC, Sultan Haji tidak menyetujuinya. Sultan Haji berperang melawan Sultan Agung Tirtayasa, kemudian VOC mendukung Sultan Haji. Dan akhirnya Sultan Agung Tirtayasa pergi ke Tirtayasa. Kehidupan Ekonomi : Pertanian dan perdagangan Kehidupan Sosial Budaya : - Masjid Agung Banten Masjid Agung Banten - Gapura Gapura di Istana Kaibon di Banten Lama - Benteng Benteng Speelwijk ...

Kerajaan Islam di Nusantara

Image
Assalamu'alaikum Selamat datang di rangkuman teori Sejarah! :D Kali ini yang dirangkum adalah mengenai Kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Btw karena Ibu Asih (guru sejarah saya) baru memberikan catatan kerjaan Samudera Pasai, Aceh dan Demak, maka saya akan bahas ketiga kerajaan tersebut terlebih dahulu. Ini dia.. KERAJAAN SAMUDERA PASAI ( Gabungan dari Pase dan Perlak) Letak : Lhokseumawe, Aceh Berdiri : 1267, Marah Silu / Sultan Malik As Saleh (Pendiri) Peemerintahan : (yang terkenal)  -Sultan Malik As Saleh = Pendiri Samudera Pasai -Sultan Muhammad Malik Zahir -Sultan Ahmad Malik Zahir -Sultan Zaenal Abidin -Sultanah Nahrisyah = (Istri dari Sultan Zaenal Abidin) Menggantikan suaminya yang meninggal dunia Kehidupan Ekonomi : - Perdagangan : Lada, Emas, Kapur Barus - Pertanian : Pagi yang ditanam di ladang (Padi Gaga) - Peternakan : Sapi (susunya digunakan untuk pembuatan keju) Kehidupan Sosial Budaya : - Samudera Pasai merupakan kerajaan Isla...

Terbentuknya Jaringan Keilmuan di Nusantara dan Akulturasi Kebudayaan

Image
Masih berkaitan dengan islamisasi dan silang budaya di Nusantara. Berikut yang sudah saya rangkum, simak ya... JARINGAN KEILMUAN DI NUSANTARA Kita akan memahami hubungan antara istana sebagai pusat kekuasaan dan pendidikan. Perkembangan lembaga pendidikan  dan pengajaran di masjid-masjid kesultanan sangat ditentukan oleh dukungan penguasa. Istana : a. Pusat kekuasaan b. Pusat pendidikan Sultan bertugas : a. Mendanai kegiatan masjid b. Mendatangkan ulama dari mancanegara (terutama Mekkah dan dari orang pribumi) Para ulama juga kemudian difungsikan sebagai pejabat-pejabat negara, jadi tidak hanya memberikan pengajaran agama Islam di masjid-masjid negara, tetapi juga di istana sultan. Para ulama tidak hanya mengajadi masyarakat tentang ilmu agama Islam, karena para sultan dan pejabat tinggi juga turut serta menimba ilmu agama Islam. Kegiatan atau peristiwa di atas terjadi di kerajaaan-kerajaan Islam, seperti : A. Samudera Pasai (Merupakan pusat pengajaran Islam di...

Teori Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

Image
Assalamu'alaikum Sesuai judul post kali ini, saya akan berbagi ringkasan mengenai teori masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia. Kedatangan Islam ke Nusantara mempunyai sejarah yang sangat panjang. Ada beberapa teori yang dikemukakan oleh para tokoh dunia mengenai asal-usul Islam ke Indonesia. Terdapat berbagai pendapat mengenai proses masuknya Islam ke Kepulauan Indonesia, terutama perihal waktu dan tempat asalnya. Empat teori yang akan dibahas ini masing-masing memiliki kekurangan, dikarenakan belum pasti mana teori yang benar (namun, saya belum mendapat info mengenai kekurangan dari teori China) , . Namun tidak ada juga teori yang salah, semua teori memiliki andil. TEORI MEKKAH  Buya Hamka (Haji Abdul Malik Karim Amrullah) mengatakan bahwa Islam datang dari tanah kelahirannya sendiri, yaitu Arab atau Mesir. Menurut Beliau, proses ini berlangsung pada abad ke-7 M (abad-abad pertama Hijriah). Anthony H. Johns juga sependapat dengan Buya Hamka, menurutnya p...